Cari Puisi Disinii

Minggu, 13 Januari 2019

Puisi Karya Taufik Ismail: Bagaimana Kalau


Puisi Bagaimana Kalau Karya Taufik Ismail: Apakah Sahabat Nadi Guru sedang mencari puisi Taufik Ismail yang berjudul Bagaimana Kalau? Kebetulan sekali, karena kali ini Nadi Guru akan menyajikan Puisi Berjudul Bagaimana Kalau Karya Taufik Ismail bagi kamu yang sedang mencarinya.

Adapun Puisi Karya Taufik Ismail yang berjudul Bagaimana Kalau adalah sebagai berikut.

BAGAIMANA KALAU
Bagaimana kalau dulu bukan khuldi yang dimakan Adam,
tapi buah alpukat,
Bagaimana kalau bumi bukan bulat tapi segi empat,
Bagaimana kalau lagu Indonesia Raya kita rubah,
dan kepada Koes Plus kita beri mandat,
Bagaimana kalau ibukota Amerika Hanoi,
dan ibukota Indonesia Monaco,
Bagaimana kalau malam nanti jam sebelas,
salju turun di Gunung Sahari,
Bagaimana kalau bisa dibuktikan bahwa Ali Murtopo, Ali Sadikin
dan Ali Wardhana ternyata pengarang-pengarang lagu pop,
Bagaimana kalau hutang-hutang Indonesia
dibayar dengan pementasan Rendra,
Bagaimana kalau segala yang kita angankan terjadi,
dan segala yang terjadi pernah kita rancangkan,
Bagaimana kalau akustik dunia jadi sedemikian sempurnanya sehingga di
kamar tidur kau dengar deru bom Vietnam, gemersik sejuta kaki
pengungsi, gemuruh banjir dan gempa bumi sera suara-suara
percintaan anak muda, juga bunyi industri presisi dan
margasatwa Afrika,
Bagaimana kalau pemerintah diizinkan protes dan rakyat kecil
mempertimbangkan protes itu,
Bagaimana kalau kesenian dihentikan saja sampai di sini dan kita
pelihara ternak sebagai pengganti
Bagaimana kalau sampai waktunya
kita tidak perlu bertanya bagaimana lagi.

1966
Karya: Taufik Ismail

Demikianlah yang dapat Nadi Guru sampaikan berkaitan dengan Puisi Karya Taufik Ismail yang berjudul Bagaimana Kalau. Semoga bermanfaat!

Tidak ada komentar :

Tidak ada komentar :

Posting Komentar