loading...

Cari Puisi Disinii

Sabtu, 26 Januari 2019

Kumpulan Puisi Ibu, Seseorang yang Tercinta dan Tersayang


Kumpulan Puisi Ibu- yang Tercinta dan Tersayang: Ibu merupakan seseorang yang sangat berjasa bagi diri kita. Beliau mengandung kita dengan sabar selama 9 bulan, kemudian merawat diri kita hingga sampai saat ini. Sayangilah ibu kita dengan sepenuh hati.

Kumpulan puisi ibu adalah sebagai berikut.
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Saat ku menutup mata

Saat ku menutup mata bunda
Aku tak ingin mata itu melihat ku dengan penuh air
Saat ku menutup mata bunda
Aku tak ingin hati itu seakan tergores
Saat ku menutup mata bunda
Aku ingin bibir itu tersenyum
Aku tidak ingin engkau terluka

Bunda
Mungkin ini adalah lihatan yang sangat bagimu
Tapi aku tak ingin melihat dengan seakan tak sanggup melepaskanku

Bunda
Aku hanya ingin engkau merelakanku
Dan mengantar kan aku pulang ke rumahku dengan senyumm
Saat ku menutup mata bunda
Aku ingin kau tau bahwaku
Menyayangimu
Bahwa aku
Mencintaimu
Aku bahagia bisa jadi anakmu
(Oleh: Fahmi Mohd)
Sumber : titikdua.net
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Contoh Puisi Ibu Aku Rindu

Ibu, kerinduanku sebesar gunung
Sudah bertahun-tahun aku tak menemuimu.
Rasanya seperti berabad-abad tak berjumpa denganmu.
Maafkan, anakmu ini masih merantau jauh, ke belantara kota.
Bunda, belantara kota tidak ramah seperti di desa.
Di sini aku mengabdi pada waktu dan tenaga.
Hampir tidak ada waktu untuk bersenda gurau
Sebagaimana dulu kita masih hidup satu atap.
Aku rindu suaramu, bunda. Aku rindu belaian tanganmu
Mengusap dahiku yang payah.
Aku rindu masakanmu ibu
Meski sederhana, tapi sudah cukup
Menghilangkan lapar tubuh dan jiwaku.
Bunda, aku tuliskan sajak ini untuk mengenangmu
Untuk mengingatmu di kala aku bosan
Pada ketidakramahan kota.
Bunda, ingin sekali kutemui dirimu
Kubacakan sajak-sajakku untukmu.
Kuharap engkau di desa masih tetap sehat
Dan selalu menunggu anakmu ini.
(Sumber: katamutiara.org)
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Ibu

Ibu..
Kasihmu sepanjang masa
Layaknya isi bumi ini kau adalah mentari di siang hari
Kau adalah rembulan di malam hari

Terimakasih atas kasih cinta dan perjuanganmu terhadapku
Mengandungku
Melahirkanku
Menyusuiku
Mendidiku
Ingin mu memang sangat sederhana
Hanya ingin melihat anakmu ini menjadi yang terbaik dimatamu
Namun tingkahku
Egoku
Kesalahanku membuat inginmu seakan buyar
Kau selalu menyimpan tangismu
Dalam senyum dibibir manismu itu
Kau selalu menyembunyikan rasa sayangmu di amarahmu
Kau salalu memaafkan kesalahan apapun yang anakmu ini perbuat

Ibu..
Jika sewaktu kecil kau selalu bicara
Jika setelah hujan pasti ada pelangi
Dan setiap pelangi itu muncul pasti datang bidadari
Dan kini aku tau kaulah bidadari itu
Ibu temani aku sampai aku berhasil
Membuat bibir manismu tersenyum karena kesuksesanku
Ibu kau adalah malaikat tak bersayapku

Karya : ida laely
Sumber: suka-suka.web.id
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Ibu, malaikatku

Ibu…
Di sini kutulis cerita tentangmu
Nafas yang tak pernah terjerat dusta
Tekad yang tak koyak oleh masa
Seberapa pun sakitnya kau tetap penuh cinta

Ibu…
Tanpa lelah kau layani kami
Dengan segenap rasa bangga dihati
Tak terbesit sejenak fikirkan lelahmu
Kau terus berjalan diantara duri-duri

Ibu…
Tak pernah kuharap kau cepat tua dan renta
Tak pernah ku ingin kau lelah dalam usia
Selalu kuharapkan kau terus bersamaku
Dengan cinta berikan petuahmu

Ibu..
Kaulah malaikatku
Penyembuh luka dalam kepedihan
Penghapus dahaga akan kasih sayang
Sampai kapanpun itu..
Aku akan tetap mencintaimu..

(Oleh: Mosdalifah)
Sumber: titikdua.net
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Kau Hebat, Ma

Ma……
Aku sadar sekarang akan gigihnya sebuah perjuangan
Perjuangan mama yang tak pernah lelah
Cinta kasih yang mama berikan
Selalu membuat aku tak pernah kehilangan arah
Kau berjuang sendiri, mengganti sosok papa
Ma, bolehkah hari ini aku menangis?
Jika melihat semua perjuanganmu, hati ku miris
Mama yang mencari nafkah
Mama yang menjemput berkah
Agar apa? Agar kita tak hidup susah
Mama tak pernah gundah dan resah
Dan kau memang hebat Ma…

Ma…
Tergambar jelas di memoriku
Di kala pagi, kau sudah terbangun demi aku
Menata semua makanan sarapanku
Dengan keikhlasan hati yang tak pernah jemu
Mama selalu menyebar senyum di kala itu
Perkataannya selalu “rajinlah menuntut ilmu”

Ma….
Hari ini aku rindu, dengan semua masakanmu
Namun, apa daya aku tak mungkin bisa bertemu
Aku sukses Ma, kini aku telah sarjana dan bekerja
Semua karena Mama, atas perjuangan Mama
Kau hebat Ma
Sumber: infoana.com
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Kamu Adalah Malaikatku
puisi untuk ibu karya: Rayhandi

Ibu
Kamu adalah malaikatku
Wanita baik berhati baja
Wanita yang hidupnya hanya untuk kami.

Ibu
Kamu adalah malaikatku
Aku lahir dari rahimmu
Keluar dari jasadmu.

Ibu
Kamu adalah malaikatku
Wanita yang ada disetiap malamku
Mendoakan malamku.

Ibu
Kamu adalah malaikatku
Saat aku tersenyum kau ada
Saat aku menangis kau juga ada.

Ibu
Kamu adalah malaikatku
Dari merah aku sudah merasa cintamu
Cintamu untukku yang membuatmu berani.

Ibu
Kamu adalah malaikatku
Engkau berani raib untukku
Engkau mau berkorban nyawa untukku anakmu ini.

Ibu
Kamu adalah malaikatku
Seorang hawa yang tuhan kirim untuk menjagaku
Engkau tiada putih juga tiada sayap.
Sumber: tumpukanpuisi.blogspot.com
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Tangisan Air Mata Bunda
Oleh Monika Sebentina

Dalam senyummu kau sembunyikan lelahmu
Derita siang dan malam menimpamu
tak sedetik pun menghentikan caramu
Untuk bisa memberi harapan baru bagiku

Seonggok cacian selalu menghampirimu
secerah hinaan tak perduli bagimu
selalu kau teruskan cara untuk masa depanku
mencari harapan baru kembali bagi anakmu

Bukan setumpuk Emas yang kau menginginkan di dalam kesuksesanku
bukan gulungan duit yang kau minta di dalam kesuksesanku
bukan juga sebatang perunggu di dalam kemenanganku
tapi permohonan hatimu membahagiakan aku

Dan yang selalu kau berkata terhadapku
Aku menyayangimu saat ini dan pas aku tak kembali bersama denganmu
aku menyayangimu anakku bersama dengan ketulusan hati ku.
Sumber: ekspektasia.com
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Puisi Ibu Tema Pendidikan

Bundaku, sekolah pertamaku adalah engkau
Ruang kelas pertamaku adalah rumah
Juga guru pertamaku adalah engkau, Bunda.
Engkau adalah guru tanpa tanda jasa
Engkau adalah guru yang tidak pernah lelah
Dan selalu dengan sabar menuntun anakmu
Menjadi orang baik dan berguna.
Bunda, kelembutan hatiku adalah contoh dari sifat lembut engkau
Keberanian diriku berasal dari engkau.
Ya, semua yang baik-baik pada diriku
Merupakan pendidikan yang kau berikan padaku.
Setiap jejak langkahku adalah jejakmu, Bunda.
Akan selalu kuingat semua nasihatmu
Di mana pun dan kapan pun
Tak ada petuah yang mujarab
Dan doa yang manjur
Kecuali dari kata-kata seorang bunda.
Aku berharap bisa menjadi seorang yang berguna
Bagi orang lain, bagi diriku sendiri,
Dan terutama bagimu, Bunda!
Sumber: katamutiara.org
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Demikian penyajian kumpulan puisi tentang ibu. Semoga bermanfaat!!!
loading...
Tidak ada komentar :

Tidak ada komentar :

Posting Komentar