Rabu, 07 September 2016

Puisi Acep Syahril : Silet

Silet

Dengan silet kusayat biji mata kamu karena kamu
tak gerah memandang kebodohan kemiskinan bertumpu
padahal keterpurukan dan kehancuran seperti
gadis cantik yang sedang diintai para pemburu

Dengan silet kusayat otak banak kamu karena kamu
dengan licik mencipta api dan tangan-tangan besi
memasang telinga di seluruh tembok dan dinding
rumah kami lalu diam-diam kamu jerat dan kamu pasung
seluruh hak kami

Dengan silet kusayat dada dan kantung hati kamu
karena kamu selalu tampil dengan segala atas nama
menjual segala yang kami harap dan suka lalu
demi kedudukan kamu tiup partai jadi syurga

Dengan silet kusayat kedua sudut mulut kamu
karena kamu sering memberanakkan kata-kata tanpa
pernikahan rasa najis dan haram jadah karenanya
kami selalu tertipu dengan janji-janji kamu

Karya : Acep Syahril, Jambi
Puisi Acep Syahril : Silet
Tidak ada komentar :

Tidak ada komentar :

Posting Komentar