Sabtu, 27 Agustus 2016

Puisi Taufik Ismail : Membaca Tanda-Tanda

Membaca Tanda-Tanda

Ada sesuatu yang rasanya mulai lepas
dari tangan
dan meluncur lewat sela-sela jari kita
Ada sesuatu yang mulanya
tak begitu jelas
tapi kini kita mulai merindukannya Kita saksikan udara
abu-abu warnanya
Kita saksikan air danau
yang semakin surut jadinya
Burung-burung kecil
tak lagi berkicau pagi hari Hutan kehilangan ranting
Ranting kehilangan daun
Daun kehilangan dahan
Dahan kehilangan
hutan Kita saksikan zat asam
didesak asam arang
dan karbon dioksid itu
menggilas paru-paru Kita saksikan
Gunung memompa abu
Abu membawa batu
Batu membawa lindu
Lindu membawa longsor
Longsor membawa air
Air membawa banjir
Banjir membawa air air
mata Kita telah saksikan seribu tanda-tanda
Bisakah kita membaca tanda-tanda? Allah
Kami telah membaca gempa
Kami telah disapu banjir
Kami telah dihalau api dan hama
Kami telah dihujani abu dan batu Allah
Ampuni dosa-dosa kami Beri kami kearifan membaca
Seribu tanda-tanda Karena ada sesuatu yang rasanya
mulai lepas dari tangan
dan meluncur lewat sela-sela jari Karena ada sesuatu yang mulanya
tak begitu jelas
tapi kini kami
mulai
merindukannya. 1982

Karya : Taufik Ismail
Puisi Taufik Ismail : Membaca Tanda-Tanda
Tidak ada komentar :

Tidak ada komentar :

Posting Komentar