Minggu, 28 Agustus 2016

Puisi Dalam Doa Cinta Terukir

Dalam Doa Cinta Terukir

Ini adalah suatu kisah
Dimana cinta tercurah
Ini kisah tentang suatu masa
Saat kita berbagi rasa
Tak pernah terlintas dalam khayalku
Kupunya kisah seindah cerita ini
Berbagi suka, duka, cinta dan kasih
Segenap rasa dalam tulusnya hati berpadu
Kita jalani masa yang sulit
Seolah waktu enggan berpihak pada kita
Saat mereka melayangkan caci menyayat hati
Di wajah kita tetap ada tawa
Senandung lagu cinta temani hari-hari
Masa sekolah yang begitu indah
Tak satupun mampu goyahkan hati
Bergenggaman tangan, saling memberi kekuatan
FOL,
Berbagai kisah tergores di atasnya
Ada tawa, ada pula air mata
Ada cinta serta rindu merasuk sukma
Tentang kisah sekolah anak remaja
Pernah hatiku dirundung gelisah
Atas ketidak pastian hari esok
Akan takut yang meregut jiwa
Serta caci mereka tentang kita
Namun bersama kita selalu bisa
Melewati semua yang menghadang
Mengubah caci menjadi bekal masa depan nanti
Mengubah benci menjadi satu penyejuk hati
Senyummu beriku kekuatan
Tangismu beriku keyakinan
Semua yang ada padamu anugerah bagiku
Seluruh rasa darimu adalah keindahan untukku
Kita memang tidak sempurna
Tetapi ketulusan yang engkau miliki begitu sempurna
Kita memang makhluk-Nya yang hina
Namun kasih yang kau beri seindah yang Ia beri
Tiga tahun lewatlah sudah
Tanpa terasa ada air mata di pelupuk sukmaku
Rasanya lebih perih dari caci maki dahulu
Satu kata pengiris hati : perpisahan
Kita tidak bisa berhenti
Ada cita dan asa yang telah kita gantungkan
Ada masa depan menanti di ujung pengharapan
Yang harus kita gapai dengan seluruh perjuangan
Rasanya sedih berpisah denganmu
Tapi aku tak ingin kau berhenti
Maka genggamlah tanganku ini
Dan yakinlah suatu saat nanti kita akan bertemu
Tersenyum dengan makna yang lain,
Menangis dengan arti yang berbeda
FOL,
Engkau anugerah dalam hidupku
Buatku mengerti makna kehidupan
Buatku ingin terus untuk berjuang
Demi cita-citaku dan senyum dari bibirmu
Bait ini kurajut dengan hati penuh kerinduan
Akan hari-hari penuh kebersamaan
Kata demi kata kurangkai dengan pengharapan
Semoga kita akan kembali berjumpa
Terima kasih kuucapkan atas segala yang kau beri
Maaf karena aku tak yakin mampu membalasnya
Ini sebuah doa kecil yang tulus dari lubuk hatiku
Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya,
Sampai garisan takdir mempertemukan kita di suatu masa.
Cinta, rindu dan doaku untukmu, FOL.

Karya : Aisyah Wara Khaleda

*FOL/1st generation, siswa RSBI generasi pertama SMPN 1 Bondowoso yang berjumlah 48 dan terbentuk pada tahun 2007. Lulus pada tahun 2010, tetapi FOL dimulai sejak 2007 untuk selamanya.
Puisi Dalam Doa Cinta Terukir
Tidak ada komentar :

Tidak ada komentar :

Posting Komentar